PLN IP UBP Jeranjang melaksanakan apel bersama sebagai pembuka Bulan K3 Nasional 2026 dalam rangka menciptakan budaya kerja selamat dan sehat

PLN IP UBP Jeranjang melaksanakan apel bersama sebagai pembuka Bulan K3 Nasional 2026 dalam rangka menciptakan budaya kerja selamat dan sehat

Lombok Barat — PT PLN Indonesia Power UBP Jeranjang menyelenggarakan Apel K3 Nasional Tahun 2026 sebagai penanda dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional pada 19 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman upacara PLTU Jeranjang ini dipimpin langsung oleh Manajer Unit PLN Indonesia Power UBP Jeranjang, Yunisetya Ariwibawa, dan diikuti oleh seluruh pegawai, mitra kerja, serta perwakilan stakeholder terkait.

Dalam amanatnya, Yunisetya Ariwibawa menegaskan bahwa Apel K3 tidak dimaknai sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berlandaskan budaya K3. Ia menekankan bahwa setiap pekerja memiliki hak fundamental untuk kembali ke rumah dengan selamat setiap hari, yang hanya dapat diwujudkan melalui disiplin tinggi, kepatuhan terhadap prosedur, serta penerapan sistem kerja yang andal.

Yunisetya turut menyampaikan ringkasan sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam Peringatan Bulan K3 Nasional Tahun 2026. Berdasarkan data tahun 2024, tercatat lebih dari 319 ribu kasus kecelakaan kerja, termasuk insiden fatal yang mengakibatkan korban jiwa. Kondisi tersebut disebut sebagai peringatan serius bahwa masih terdapat kelemahan sistemik dalam penerapan K3 yang perlu segera diperbaiki secara menyeluruh.

Mengusung tema Bulan K3 Nasional 2026, yaitu “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, PLN Indonesia Power UBP Jeranjang berkomitmen memperkuat implementasi budaya K3 di seluruh lini operasional. Menurut Yunisetya, ekosistem K3 yang kuat hanya dapat terwujud melalui sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah sebagai regulator, perusahaan sebagai pelaksana, pekerja sebagai mitra aktif, hingga peran akademisi dan media dalam memperkuat literasi K3.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan agenda prioritas K3 Nasional Tahun 2026, yang meliputi percepatan digitalisasi layanan K3, penguatan peran Balai K3, peningkatan integritas layanan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia, pelibatan serikat pekerja dalam pengawasan K3, serta sosialisasi masif penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3).

“K3 bukan sekadar kewajiban terhadap regulasi, tetapi sebuah nilai. Nilai bahwa produktivitas tidak boleh dibayar dengan keselamatan, dan setiap pekerja harus pulang dengan selamat,” tegas Yunisetya.

Selama Bulan K3 Nasional, PLTU Jeranjang akan menggelar berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sosialisasi, simulasi keselamatan, hingga perlombaan K3, sebagai bentuk komitmen bersama dalam menanamkan dan memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja PLTU Jeranjang.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index